Kliping Kompas Cetak, 09 Januari 2016: Mendampingi Anak-anak yang tersisih
11 January 2016
Siaran Pers : PKBI Tolak Pemenjaraan Anak, Jalankan Program Inklusi Sosial
15 January 2016
Show all

Kliping Media : Anak Muda Jakarta Bebas Kekerasan (PKBI DKI Jakarta)

Anak Muda Jakarta Bebas Kekerasan

Yosa M., Kartini Indonesia | 16/12/2015 19:00
PKBI menyelenggarakan sebuah acara untuk menggerakkan kepedulian akan kekerasan terhadap remaja.

MajalahKartini.co.id – Kasus kekerasan dan kejahatan seksual yang kerap terjadi salah satu penyebabnya adalah kurangnya akses informasi. Komnas Perlindungan Anak mencatat bahwa ada 339 kasus kekerasan terhadap anak yang terjadi sepanjang Januari-Mei 2015. Lebih dari 50 persennya adalah kejahatan seksual.

Merespons kasus kekerasan yang marak terjadi, PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) DKI Jakarta bekerja sama dengan STMT Trisakti menyelenggarakan acara dengan tema “Anak Muda Jakarta Bebas Kekerasan” yang sekaligus bagian dari peringatan HUT PKBI ke-58, di STMT Trisakti, Jakarta, Rabu (16/12).

“Acara ini bertujuan untuk mengkampanyekan pentingnya kesehatan reproduksi dan seksual di kalangan anak muda, supaya mereka paham, tidak tersasar”, ujar Bonitha Merlina, Direktur Eksekutif Daerah PKBI DKI Jakarta.

Acara tersebut dihadiri oleh ratusan remaja dari berbagai sekolah yang tergabung dalam Forum Remaja Jakarta bimbingan dari PKBI.

Rangkaian acara menekankan pada penjelasan tentang seksualitas bagi remaja. Ada juga pelayanan medis dan non medis, seperti layanan kesehatan dasar, tes HIV, pemeriksaan IMS, papsmear, pemeriksaan kehamilan,keputihan, konseling kehamilan, dan konseling kekerasan.

Selain itu ada juga games dan pojok informasi, penampilan dance dari Dance4life (kader PKBI), photovoice campaign, dan lukis payung.

“Acara ini dibalut bergaya anak muda suapaya lebih mengena kepada mereka. Kita bermaksud untuk lebih mengajak kampus dan sekolah, makanya bekerjasama dengan kampus Trisakti ini”, tambah Bonitha. (Foto: Yosa)

http://majalahkartini.co.id/berita/anak-muda-jakarta-bebas-kekerasan?